Powered by Blogger.
Blog Archive
Recent
Comment
Techonlogy
Subscribe Here
Sponsor
About
Social Share
Recent
Ads
Business
Gallery
Laman
videos
Popular Posts
-
Apakah anda penggemar seafood?khususnya kepiting,udang,lobster.............? Ayo apakah anda tahu kenapa udang,kepiting,lobster berubah ...
-
Selamat berjumpa para pecinta kuliner,semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT,dan tetap sehat,sehingga kita bisa beraktivitas...
-
Memang makanan yang ini banyak sekali penggemarnya,iya.........tahu goreng memang akrab sekali dengean keseharian dapur-dapur ibu ruma...
-
Makan tanpa sambel.........?mungkin sebagian orang berpendapat#Tak lengkap makan tanpa sambal#sambal memang membuat orang menjadi lebih bert...
-
Bahan : Beras 2000 gr Air 2000 gr Garam 35 gr Chicken powder 80 gr Minyak bawang 100 gr Pilih beras yang tahan air,cuci beras sepe...
-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu Selamat jumpa sahabat kuliner,kali ini kita akan membahas menu tentang beef atau daging sapi,yai...
-
Nasi goreng.....ya...menu yang satu ini menjadi salah satu favorit sebagian besar pecinta kuliner.Banyak sekali jenis-jenis nasi goreng,bias...
-
Resep saus Asam manis Saus asam manis bisa di gunakan untuk ikan goreng,ayam goreng,cumi goreng,udang goreng,dan masih banyak lag...
-
Saya baca di salah satu media,yang ditulis oleh Lusiana Indriasari,bahwasanya di Pacitan,deretan pegunungan karst Gunung Sewu,di kecamatan P...
-
Tempe berasal dari pulau jawa,keberadaan tempe sudah ada sejak berabad lalu,pada waktu itu masyarakat jawa,tanpa melalu pelatihan formal dib...
MENGAPA KEPITING BERWARNA MERAH KETIKA DIMASAK
Apakah anda penggemar seafood?khususnya kepiting,udang,lobster.............?
Ayo apakah anda tahu kenapa udang,kepiting,lobster berubah menjadi merah sesudah di masak?atau anda hanya tahu nikmatnya aja makan kepiting atau udang.Memang ekso skeleton krustasea ini sangat nikmat sekali,terutama jika disajikan dengan saus Padang,Black Papper atau di balur dengan Saus telor asin,bisa-bisa nasi sebakul jadi nglempang atau ludes
Jika anda seorang Chef atau Koki restauran seafood,mungkin sudah biasa memasak atau menyaksikan olahan kepiting ataupun udang
Memang benar jika seafood jenis ini akan berubah jadi merah ketika dimasak,ketika kita masak kepiting apa di goreng,direbus ataupun dipanggang,kepiting akan berubah warna sendiri menjadi merah,bukan karena kita kasih pewarna merah lho
Hewan ini ketika masih hidup mempunyai beberapa warna,seperti hitam,hijau,biru,kemerahan,abu-abu,atau cokelat,Tapi perlu diingat ya,warna merah ketika dimasak bukanlah petanda bahwa hewan ini telah mateng
Perubahan warna ini sama seperti yang dialami oleh daun-daunan yang berguguran,dimana daun yanggugur sudah dipastikan berwarna kuning atau oranye atau kemerahan,warna tersebut sudah ada di daun namun tertutup oleh pigmen klorofil yang berwarna hijau,ketikapigmen klorofil itu rusak dimusim gugur,warna tersebut akan tampak atau kelihatan,
Begitu pula dengan kepiting,udang,lobster,mereka memiliki beberapa pigmen warna yang berbeda-beda didalam cangkangnya,salah satu pigmen warna adalah Astaxanthin,pigmen ini menghasilkan warna merah,namun pigmen ini terbungkus oleh protein sehingga warnanya cangkangnya gelap
Dihabitatnya atau disuhu normal,pigmen Astaxanthin ini akan tersembunyi karena tubuh hewan ini ditutupi dengan rantai protein,namun ketika kepiting,udang atau lobster ini kita masak atau goreng,rantai protein ini akan rusak atau mengalami Denaturasi,sehingga pigmen warna didalam cangkang akan terlihat jelas
Paparan panas akan merusak rantai protein,sedangkan Astaxanthin tidak mengalami perubahan,Jadi ketika anda memasak kepiting,udang,lobster,paparan panas akan merusak semua pigmen kecuali pigmen Astaxanthin,yang dengan demikian akan menyebabkan warna merah atau terang yang kita lihat apabila kita masak kepiting,udang ataupun lobster
Tetapi tidak terjadi pada kepiting,udang,lobster jenis albino,demikian semoga bermanfaat
Ayo apakah anda tahu kenapa udang,kepiting,lobster berubah menjadi merah sesudah di masak?atau anda hanya tahu nikmatnya aja makan kepiting atau udang.Memang ekso skeleton krustasea ini sangat nikmat sekali,terutama jika disajikan dengan saus Padang,Black Papper atau di balur dengan Saus telor asin,bisa-bisa nasi sebakul jadi nglempang atau ludes
Jika anda seorang Chef atau Koki restauran seafood,mungkin sudah biasa memasak atau menyaksikan olahan kepiting ataupun udang
Memang benar jika seafood jenis ini akan berubah jadi merah ketika dimasak,ketika kita masak kepiting apa di goreng,direbus ataupun dipanggang,kepiting akan berubah warna sendiri menjadi merah,bukan karena kita kasih pewarna merah lho
Hewan ini ketika masih hidup mempunyai beberapa warna,seperti hitam,hijau,biru,kemerahan,abu-abu,atau cokelat,Tapi perlu diingat ya,warna merah ketika dimasak bukanlah petanda bahwa hewan ini telah mateng
Perubahan warna ini sama seperti yang dialami oleh daun-daunan yang berguguran,dimana daun yanggugur sudah dipastikan berwarna kuning atau oranye atau kemerahan,warna tersebut sudah ada di daun namun tertutup oleh pigmen klorofil yang berwarna hijau,ketikapigmen klorofil itu rusak dimusim gugur,warna tersebut akan tampak atau kelihatan,
Begitu pula dengan kepiting,udang,lobster,mereka memiliki beberapa pigmen warna yang berbeda-beda didalam cangkangnya,salah satu pigmen warna adalah Astaxanthin,pigmen ini menghasilkan warna merah,namun pigmen ini terbungkus oleh protein sehingga warnanya cangkangnya gelap
Dihabitatnya atau disuhu normal,pigmen Astaxanthin ini akan tersembunyi karena tubuh hewan ini ditutupi dengan rantai protein,namun ketika kepiting,udang atau lobster ini kita masak atau goreng,rantai protein ini akan rusak atau mengalami Denaturasi,sehingga pigmen warna didalam cangkang akan terlihat jelas
Paparan panas akan merusak rantai protein,sedangkan Astaxanthin tidak mengalami perubahan,Jadi ketika anda memasak kepiting,udang,lobster,paparan panas akan merusak semua pigmen kecuali pigmen Astaxanthin,yang dengan demikian akan menyebabkan warna merah atau terang yang kita lihat apabila kita masak kepiting,udang ataupun lobster
Tetapi tidak terjadi pada kepiting,udang,lobster jenis albino,demikian semoga bermanfaat
BATU PURBA DIPACITAN
Saya baca di salah satu media,yang ditulis oleh Lusiana Indriasari,bahwasanya di Pacitan,deretan pegunungan karst Gunung Sewu,di kecamatan Punung,Kab Pacitan,Jawa Timur,tepatnya di Song Keplek,pernah di tinggali oleh manusia purba,Memang di daerah selatan adalan deretan pegunungan kapur yang melintang dari Pacitan,Wonogiri,sampai Jogjakarta,banyak sekali terdapat goa atau song.
Kawasan Pacitan banyak terdapat jejak peningalan alat batu,seperti di sungai Basoka yang deket dengan song Keplek,juga di sungai-sungai di Giriwoyo atau kali Oya di Wonosari,kata mbak Lusiana,puncak teknologi alat batu di Pegunungan Sewu,terjadi pada masa Holosen,ketika jaman es mencair,kira-kira 10.000 tahun yang lalu.Pada masa itu alat batu mulai dibuat,seperti yang ada di Goa Tabuhan
Dalam buku Gunung Sewu di Prasejarah Times John N Mikksic dari Universitas National Singapore menulis bahwa Von Koenigswald,yang menjelajahi peunungan di selatan jawa( Pegunungan Sewu),menemukan alat -alat dari batu di sungai Basoka di Punung Pacitan
Memang kalau dari segi fosil manusia purba Sangiran lebih banyak,tetapi kalau peralatan lebih unggul di Punung ,Pacitan,berbagai macam jenis alat batu ada di sini
Kapak dari batu,batu perimbas,kapak gengam,mata panah,dan masih banyak lagi yang di temukan disini,bengkel mata anak panah ada di Blawong Mantren,ciri kapak perimbas adalah tajam di satu sisinya,
Kawasan Pacitan banyak terdapat jejak peningalan alat batu,seperti di sungai Basoka yang deket dengan song Keplek,juga di sungai-sungai di Giriwoyo atau kali Oya di Wonosari,kata mbak Lusiana,puncak teknologi alat batu di Pegunungan Sewu,terjadi pada masa Holosen,ketika jaman es mencair,kira-kira 10.000 tahun yang lalu.Pada masa itu alat batu mulai dibuat,seperti yang ada di Goa Tabuhan
Dalam buku Gunung Sewu di Prasejarah Times John N Mikksic dari Universitas National Singapore menulis bahwa Von Koenigswald,yang menjelajahi peunungan di selatan jawa( Pegunungan Sewu),menemukan alat -alat dari batu di sungai Basoka di Punung Pacitan
Memang kalau dari segi fosil manusia purba Sangiran lebih banyak,tetapi kalau peralatan lebih unggul di Punung ,Pacitan,berbagai macam jenis alat batu ada di sini
Kapak dari batu,batu perimbas,kapak gengam,mata panah,dan masih banyak lagi yang di temukan disini,bengkel mata anak panah ada di Blawong Mantren,ciri kapak perimbas adalah tajam di satu sisinya,




